Jalan-Jalan ke Benteng Van Der Wijck di Kebumen

Kata Van der Wijk mengingatkan gue dengan novelnya Buya Hamka, Tenggelamnya kapal Van Der Wijk. Novel yang telah difilmkan dan bahkan membuat Buya Hamka disebut Kiai Cabul karena ulama kok menulis kisah roman (tempo.co, 17/02/2018) ini, ternyata tidak ada sangkut pautnya dengan Benteng Van der Wijck yang terletak di Gombong, Jawa Tengah. Gue berkesempatan untuk mengunjungi benteng merah ini saat terdampar selama 2 minggu di Kebumen.

Foto Benteng Van Der Wijck

Tiket Masuk Benteng Van Der Wijck
Tiket Masuk Benteng Van Der Wijck

Selain namanya yang terdengar familiar, benteng yang masih kokoh ini ternyata sempat menjadi lokasi syuting film The Raid 2. Adegan ikonik perkelahian antar napi di penjara dengan suasana hujan berlumpur diambil di benteng ini. Jika berkunjung ke Benteng Van der Wijck Gombong, maka akan terlihat foto-foto kru The Raid 2 dipajang di area benteng ini. Selain itu, ada foto-foto grup band Slank yang sepertinya membuat video klip di lokasi benteng juga.

Baca juga: Penginapan di Kebumen seharga 50.000!

Benteng Van Der Wijck juga terkenal dengan warna merahnya yang ternyata adalah bagian dari restorasi di tahun 2000-an. Walaupun catnya adalah hasil restorasi, tetapi bagian dalam dan arsitektur bangunannya masih terjaga keasliannya. Gue menjelajahi benteng ini seorang diri karena kebetulan gue datang siang-siang dan di hari kerja, jadi benar-benar sepi nggak ada pengunjung lainnya. Merinding sih sebenarnya menjelajahi benteng sendiri, tapi gue berhasil mengelilingi benteng berbentuk segi delapan ini. Kamar-kamar asrama, lorong-lorong, hingga lapangan di tengah benteng cukup membuat pengunjung berimajinasi bagaimana tentara Belanda beraktivitas di benteng ini. Seperti pagi hari dimana mereka bangun di asrama, makan bersama, lalu apel di lapangan.

Tampak Depan Benteng Van Der Wijck
Tampak Depan Benteng Van Der Wijck
Kereta Benteng Van Der Wijck
Kereta Benteng Van Der Wijck

Tiket masuk ke lokasi benteng cukup murah (makanya gue kesini). Dengan uang Rp 25.000, kita udah bisa masuk ke kompleks benteng, naik kereta wisata, bahkan bisa masuk area kolam renangnya. Untuk parkir motor harganya Rp 3.000 rupiah. Murah sih, tapi (mungkin) karena datangnya pas hari kerja dan kebetulan suasana sedang sepi.

Ketika masuk, kita harus berjalan sekitar 500 meter dulu baru sampai di gerbang benteng. Di sepanjang jalan tadi ada beberapa fasilitas lainnya seperti food court, kolam renang, bahkan penginapan. Tapi sayangnya, waktu kesana gue lihat kolam renang dan foodcourt lagi nggak buka. Selain keliling benteng, kita juga bisa naik kereta wisata yang uniknya berada di atas benteng. Kereta ini bisa beroperasi berapapun jumlah penumpang yang akan naik. Gue waktu itu naik bersama satu pasang muda-mudi. Untungnya ada bapak kondektur keretanya, jadi gue nggak jadi orang ketiga.

Interior Bagian Dalam Benteng
Interior Bagian Dalam Benteng

Pas gue naik, keretanya itu lambat banget jalannya. Saking lambatnya, handphone gue nggak harus samsung S7 keatas atau Iphone 6 keatas untuk menangkap gambar atau bikin video di sepanjang perjalanan. Mungkin kecepatannya cuma 5km/jam. Mungkin juga kecepatan lambat ini menyesuaikan jarak yang ditempuh oleh kereta. Karena tidak sampai 10 menit, kereta sudah balik lagi ke stasiunnya. Cuma 1 putaran juga.

Shooting The Raid Berandal di Benteng Van Der Wijck
Shooting The Raid Berandal di Benteng Van Der Wijck
Penjara di Film The Raid Berandal
Penjara di Film The Raid Berandal

Walaupun pengalaman mengunjungi benteng Van Der Wijck Gombong tidak terlalu spesial, tapi kalau kalian kebetulan sedang berada di Kebumen, Gombong dan sekitarnya sempatkan saja mampir kesini. Lokasinya  nggak terlalu jauh dari jalan raya. Lagipula dengan Rp 25.000, sudah bisa puas foto-foto di benteng merah ini, naik kereta api dan (mungkin) bisa berenang juga. Tetapi, jangan lupa, jangan datang pas hari kerja, nggak ada orang!

Sumber:

https://nasional.tempo.co/read/1061606/buya-hamka-dan-penolakan-novel-tenggelamnya-kapal-van-der-wijck

Share this article
error

One thought on “Jalan-Jalan ke Benteng Van Der Wijck di Kebumen”

  1. udah lama banget ga ke sini, dlu setiap ke Gombong pasti mampir, walaupun sebenarnya obyek wisata ini ga terlalu besar jadi saya sudah hafal isinya. Tapi seru banget.
    Selain benteng Van Der Wijck, di Gombong ada tempat wisata apa lagi ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Apakah artikel kami membantu? Share ke temanmu ya!