Pengalaman Naik Bus Pahala Kencana Bandung-Solo

Isi blog ini kalau nggak cerita tentang naik kereta, pasti cerita naik bus ya? Haha. Nggak apa-apa lah ya, kan biar edukatif.

Jadi, setelah menghadiri nikahan di Bandung, gue memutuskan untuk balik ke Solo dengan bus. Naik pesawat bukan pilihan, karena emang nggak ada rutenya. Naik kereta api, yang kelas ekonomi aja udah Rp 200.000, sedangkan eksekutifnya udah Rp 500.000. Akhirnya gue mutusin untuk naik bus Pahala Kencana, setelah orang bilang busnya bagus.

Harga tiket bus Pahala Kencana cuma Rp 136.000 dan gue dapat potongan 10% dari Traveloka. Perjalanan Bandung-Solo memerlukan waktu tempuh sekitar 12 jam, beda dua jam kalau naik kereta. Daripada gue naik kereta ekonomi yang duduknya tegak, mending gue naik bus eksekutif. Dapat selimut, snack, kaki bisa selonjoran, bahkan dapat makan malam juga.

Baca Juga : Jalan-Jalan ke Benteng Van Der Wijck Kebumen

Bus berangkat dari pool bus Pahala Kencana di jalan RE Martadinata jam setengah 6 sore. Tempat tunggunya menurut gue cukup proper lah. Ada colokan, ada tempat makan di kiri kanan. Toiletnya? Ya gitu. Sebelum berangkat, gue harus cetak dulu tiket yang udah gue pesan lewat Traveloka di poolnya.

Karena gue cuma makan sedikit pas kondangan (gara-gara disuruh foto dan mau diet), sore itu gue laper. Apalagi pas tau makannya jam 10 malam di jalan, gue langsung memutuskan untuk makan nasi padang di depan pool bus Pahala Kencana. Setelah gue selesai makan, busnya pun berangkat. Iya, tunggu gue selesai makan dulu baru jalan.

Kursi di dalam bus cukup enak, bisa disenderin ke belakang sama ada tatakan kaki yang bisa dinaikin ke atas. Baru jalan beberapa waktu, semua penumpang dikasih snack roti sama air minum 600 ml. Snacknya nggak gue makan atau minum dulu karena takut kebelet ke toilet ntar di jalan. Di dalam bus ada sih toiletnya, tapi gue nggak berani masuk haha.

Baca Juga : GoPay PayDay dan Pentingnya Membaca T&C

Di terminal Cicaheum Bandung, busnya ngetem sebentar. Sebelum berhenti, kondektur memperingatkan kita untuk jaga dompet dan handphone karena banyak pedagang asongan yang masuk ke dalam bus. Saat bus jalan lagi, gue langsung tidur. Sempat kebangun dikit pas ngelewatin Jatinangor, tempat gue kuliah dulu. Rute bis Pahala Kencana ini melewati Sumedang-Majalengka-Cirebon-Tegal-Pekalongan-Semarang-Magelang-Boyolali-Sukoharjo-Solo. Kota-kota penempatan gue semua haha. Jadi sepanjang jalan sempat beberapa kali nostalgia.

tempat duduk bis pahala kencana bandung solo

Sampai di Sumedang jam setengah 10 malam. Kita berhenti di Rest Area sambil makan di rumah makan Kabita. Tiket perjalanan kita itu sekaligus berfungsi sebagai kupon makan, jadi jangan dibuang dulu. Kita dibawa ke warung makan yang sudah kerja sama dengan busnya. Mengantri sambil nunjukin tiket yang kemudian di scan oleh empunya warung makan. Lauknya lumayan, masih bisa dimakan kok.

 

Mulai perjalanan lagi, kita masuk tol Cipali. Jam 2 malam kita berhenti di daerah Batang, rest area juga. Gue ke toilet, sambil foto-foto busnya karena gue lupa foto busnya pas di pool tadi. Gue mulai baca-baca komik Naruto lagi di apps, karena udah kenyang tidur. Jam 5 pagi kita udah sampai di Kartasura dan akhirnya gue tiba di Terminal Tirtonadi Solo jam setengah 6 pagi. Karena gue kerja hari itu, gue langsung pesan ojek online untuk balik ke kosan dan siap-siap berangkat kerja.

Share this article
error

2 thoughts on “Pengalaman Naik Bus Pahala Kencana Bandung-Solo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Apakah artikel kami membantu? Share ke temanmu ya!