Pengalaman Menginap di Permata Inn Medan, Hotel Budget Berkualitas

Hotel Permata Inn Medan

Beberapa waktu yang lalu gue berkunjung ke Medan dan tiba tengah malam di bandara Kuala Namu. Abang gue mau nikah besok pagi, tapi, karena rumah abang gue udah penuh karena ditumpangi banyak saudara yang menginap, gue disaranin untuk menginap aja di penginapan di Medan. Dia nyaranin gue untuk bermalam di tempat dia biasa menginap kalau ke Medan, yakni hostel Permata Inn Medan. Karena sudah tengah malam, akhirnya gue langsung meluncur naik Grab Car dari bandara ke hostel Permata Inn. Agak horor sih, karena kata abang driver, hubungan Grab dan petugas/taksi bandara lagi panas. Padahal, gue baca di berita, bandara Kuala Namu adalah bandara yang menghalalkan taksi online, selain bandara Soekarno Hatta. Demi antisipasi dicegat di pintu keluar, sang driver nyuruh gue untuk cancel orderannya. Untungnya ternyata nggak ada pencegatan jadinya gue nggak perlu cancel.

Penginapan Permata Inn ini lokasinya pas di tengah kota. di tengah kota Medan dalam artian, Medan Fair Plaza sebagai titik tengahnya. Jarak Permata Inn dan Medan Fair bisa ditempuh 10 menit berjalan kaki, jadi bisa dibilang posisinya sangat strategis, bagi yang baru pulang dari bandara menaiki damri. Karena salah satu shelter damri bandara adalah Medan Fair Plaza. Naik Grab, harganya 149.000, cukup murah jika dibandingkan dengan harga taksi konvensional yang bisa sampai 200.000.

Hotel Permata Inn Medan

Nah, untuk Permata Inn Medan ini, kamarnya agak tricky sebenarnya. Karena kalau kita searching di apps, Tiket.com atau Traveloka, kamar yang ditampilkan adalah kamar dengan harga hampir 200.000. itu adalah kamar tipe superior. Sebenarnya kamar ini juga menyediakan kamar tipe single kipas angin, dan kamar dorm. Cara untuk mendapatkan kamarnya adalah dengan menggunakan aplikasi booking.com atau datang langsung ke hotelnya.

Gue memilih kamar single kipas angin. Harganya itu 95.000 di booking.com dan 90.000 apabila datang langsung ke hotelnya. Untuk harga kamar mixed dorm, 105.000 dengan fasilitas AC dan TV di kamarnya. Ini adalah kedua kalinya gue menemukan hotel budget melalui booking.com. Mungkin karena niche (segmen pasar) booking.com adalah bule-bule travelling, kamarnya lebih lengkap, dan pemilik hotel juga lebih nyaman memasukkan kamarnya di booking.com. Di Kebumen, gue pernah dapat kamar 50.000 dengan kipas angin melalui booking.com

Hostel Permata Inn Penginapan Medan

Setelah gue bandingkan dengan harga di Traveloka dan tiket.com, kamar single fan di Permata Inn Medan ini adalah harga terbaik yang gue dapatkan. Memang ada beberapa kamar di aplikasi lain yang lebih murah namun fasilitasnya terlihat tidak terlalu nyaman. Di Permata Inn, fasilitas yang gue dapatkan antara lain, tempat tidur, meja dan kursi, kipas angin, handuk, colokan, dan air minum. Biasa saja memang, tetapi yang membuatnya istimewa adalah kebersihan dan kenyamanan yang diberikan. Dari mulai kasurnya yang empuk dan rapi, lantai bersih, harum, hingga pelayanan petugasnya yang ramah.

Baca Juga : Solo Travel Ke Semarang : KA Kaligung, Hostel 31.000 dan Venom

Kamar tipe ini mempunyai kamar mandi bersama dengan kloset duduk dan shower. Sabun juga sudah disediakan di kamar mandinya. Tidak seperti hotel lain yang memasang harga snack dan minum mahal, gue membeli air mineral 1.500 ml hanya dengan harga 6.000, tidak jauh berbeda dengan harga di warung. Saat pagi anda juga akan mendapatkan teh dan kopi gratis. Nah, kalau lo melakukan perjalanan ke kota Medan dan membutuhkan hotel budget, gue menyarankan Permata Inn sebagai salah satu penginapan recommended di Medan untuk tempat beristirahat.

Share this article
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Apakah artikel kami membantu? Share ke temanmu ya!