Indahnya Tinggal dan Hidup di Kota Solo

Kota Solo baru saja ditasbihkan sebagai kota paling layak tinggal di Indonesia. Kalau memang minat dan ada rencana tinggal disana, wilayah Colomadu akan jadi tempat yang pas karena sedang ada pengembangan properti disana. Lokasinya juga berdekatan dengan bandara.

Bukan agen properti kok, bukan. Rekomendasi saja. Tahun lalu gue berkesempatan untuk tinggal di kota “Jokowi” ini selama 6 bulan. Kesannya adalah…. benar! Kota ini sangat layak untuk ditinggali.

Harga yang serba murah

Kesan pertama untuk kota ini adalah, harga makanan murah gila. Disini masih bisa dijumpai nasi soto seharga Rp 3.000 dan nasi kucing Rp 1.500.

Tempat nongkrongnya pun mengikuti budaya harga murah disini. Sebut saja Cafe Tiga Tjeret yang tidak akan menguras dompet sedalam cafe-café di Jakarta.

Lingkungan yang Ramah

source : surakarta.go.id

Walaupun gue pernah dengar anekdot, orang Jawa Tengah itu lembut tapi backstabber. Sejauh ini hanya ramah dan kelembutan yang gue lihat dari perilaku masyarakatnya. Setidaknya jika dibandingkan dengan lingkungan di Sumatera dan Jakarta yang lebih keras.

Banyak Wisata dan Berbudaya Tinggi

Selaras dengan lingkungannya yang lembut. Masyarakat Solo sangat menjaga tradisi adat Jawa-nya. Beberapa kali tiap tahunnya akan diadakan upacara wayang dan festival-festival yang selalu ramai dikunjungi.

Tempat ini juga memiliki destinasi wisata yang beragam, seperti Keraton Surakarta, Istana Mangkunagaran, Taman Balekambang, dll.

Jangan lupa dengan budaya angkringan yang menjamur di kota Solo. Disana lo bisa minum wedang jahe atau Susu asli Boyolali.

Akses Transportasi Mudah dan Banyak Mall

source : murianews.com

Gue paling suka dengan kemudahan akses. Solo memiliki bandara dan Stasiun besar yang membuatnya sangat mudah dijangkau dari manapun.

Kota ini juga memiliki banyak mall yang mendukung kebutuhan belanja dan hiburan. Jika ingin lebih murah dan banyak pilihan bisa mencoba kampung-kampung batiknya atau berbelanja di pasar Klewer.

Jika Jakarta mirip dengan Semarang dan Surabaya yang merupakan kota pelabuhan. Bisa dibilang kota Solo ini mirip dengan Bandung. Kedua kota ini sama-sama memiliki sejarah dan budaya yang tinggi, suasana adem karena sama-sama diapit oleh gunung-gunung.

Jika Bandung saat ini sudah terlalu besar, macet dan ramai, nggak ada salahnya untuk mulai melirik kota Solo jadi tempat tinggal selanjutnya.

Share this article
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Apakah artikel kami membantu? Share ke temanmu ya!